UTM Tembus THE World University Rankings 2027, Masuk Peringkat 2.001+ Dunia
BANGKALAN — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) mencatatkan capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Untuk pertama kalinya, UTM masuk dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027 dan berada dalam kelompok peringkat 2.001+ dunia.
Capaian tersebut menambah rekam jejak internasional UTM sekaligus menjadi bagian dari upaya universitas dalam memperkuat mutu akademik, penelitian, publikasi ilmiah, serta jejaring kerja sama internasional.
THE World University Rankings merupakan salah satu pemeringkatan perguruan tinggi global yang menilai kinerja institusi berdasarkan sejumlah aspek utama, meliputi teaching (pengajaran), research environment (lingkungan penelitian), research quality (kualitas penelitian), international outlook (pandangan internasional), dan industry (industri).
Pada edisi 2027, THE WUR mencakup 2.297 institusi dari 118 negara dan wilayah. Di Indonesia, dari 4.303 perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta yang ada, sebanyak 42 perguruan tinggi tercatat masuk dalam pemeringkatan THE WUR 2027.
Masuknya UTM dalam pemeringkatan tersebut menjadi penanda meningkatnya visibilitas akademik universitas di tingkat global. Capaian ini sekaligus melengkapi perjalanan UTM dalam berbagai pemeringkatan internasional yang menjadi salah satu indikator perkembangan kinerja perguruan tinggi.
Rektor UTM Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut.
Menurutnya, masuknya UTM dalam THE WUR 2027 merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai unsur universitas, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra strategis.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan dedikasi seluruh sivitas akademika UTM. Mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para mitra strategis,” ujar Prof. Safi’.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi universitas, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperkuat posisi UTM dalam jejaring akademik internasional.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UTM Prof. Dr. Achmad Amzeri menyebut masuknya UTM dalam THE WUR 2027 sebagai salah satu indikator perkembangan tata kelola akademik di lingkungan universitas.
Menurutnya, capaian tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan posisi dalam pemeringkatan, tetapi juga mencerminkan proses pembenahan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Rekognisi ini merepresentasikan perkembangan tata kelola akademik di UTM. Masuknya UTM dalam radar THE WUR menunjukkan bahwa berbagai proses akademik yang kita bangun terus bergerak menuju standar yang lebih luas dan kompetitif,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penerapan Outcome-Based Education (OBE) menjadi salah satu bagian dari strategi UTM dalam memperkuat kualitas pembelajaran. Pendekatan tersebut mendorong proses pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran dan kompetensi lulusan.
Selain penguatan pembelajaran, UTM juga terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah internasional terindeks serta membangun ekosistem riset yang semakin produktif bagi dosen dan mahasiswa.
“Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah internasional yang terindeks, memperkuat ekosistem riset dosen dan mahasiswa, serta menghadirkan iklim akademik yang kompetitif,” katanya.
Dalam pemeringkatan THE WUR 2027, penilaian dilakukan melalui lima pilar utama, yaitu teaching, research environment, research quality, international outlook, dan industry. Kelima pilar tersebut diukur melalui 17 indikator kinerja yang digunakan THE untuk melihat berbagai aspek kinerja perguruan tinggi.
Pada edisi 2027, THE juga menerapkan kelompok peringkat yang lebih rinci. Setelah peringkat individual hingga posisi 300, universitas berikutnya ditempatkan dalam kelompok peringkat secara bertahap, termasuk kelompok 2.001+.
Bagi UTM, masuknya dalam THE WUR 2027 menjadi bagian dari perjalanan penguatan reputasi akademik dan internasionalisasi universitas. Capaian tersebut juga melengkapi rekam jejak UTM dalam pemeringkatan global.
Berdasarkan Webometrics Global University Ranking 2026, UTM tercatat berada di peringkat 2.576 dunia, peringkat 81 nasional, dan peringkat 9 di Jawa Timur.
Ke depan, UTM berkomitmen menjadikan capaian tersebut sebagai pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset dan publikasi ilmiah, memperluas kolaborasi internasional, serta meningkatkan kontribusi universitas bagi masyarakat.
Dengan semangat Kampus Berdampak, UTM terus bergerak dari Madura untuk memperluas kontribusi akademik, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat hingga tingkat nasional dan global.Dengan semangat Kampus Berdampak, UTM terus bergerak dari Madura untuk memperluas kontribusi akademik, riset, inovasi, dan pengabdian hingga ke tingkat nasional dan global.