Sejarah UTM

Universitas Trunojoyo Madura lahir dari semangat masyarakat Madura untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang mampu membuka jalan menuju kemajuan. Perjalanannya bermula pada 1981 melalui pendirian Universitas Bangkalan, sebuah perguruan tinggi swasta yang menjadi ruang pembelajaran sekaligus tempat tumbuhnya harapan generasi muda Madura.

Perjalanan tersebut memasuki babak baru ketika Universitas Bangkalan resmi beralih status menjadi perguruan tinggi negeri berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 85 Tahun 2001 pada 5 Juli 2001.
Dengan nama Universitas Trunojoyo Madura, perguruan tinggi ini diresmikan pada 23 Juli 2001 oleh Presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid. Berlokasi di kawasan Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, UTM terus tumbuh sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang menghubungkan kekuatan budaya Madura dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pembangunan nasional.


Kini, Universitas Trunojoyo Madura memiliki delapan fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keislaman, serta Fakultas Kedokteran. UTM juga memiliki Program Pascasarjana dan mengelola lebih dari 40 pada berbagai jenjang pendidikan mulai diploma hingga doktoral.

Kehadiran Fakultas Kedokteran yang diresmikan pada Juni 2026 menjadi tonggak baru dalam perluasan kontribusi UTM terhadap pengembangan sumber daya manusia dan layanan kesehatan di Madura.


Komitmen terhadap mutu pendidikan tersebut diperkuat dengan diraihnya Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi berdasarkan SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 1819/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2024. Capaian ini menegaskan perjalanan UTM sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, berakar kuat pada potensi Madura, serta berkomitmen melahirkan generasi yang unggul, tangguh, mandiri, dan mampu memberikan dampak bagi Indonesia serta dunia.