UTM Raih Campus Entrepreneurial Marketing Award 2026, Penghargaan Ketiga Berturut-turut
Surabaya, 3 September 2026 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. UTM meraih Campus Entrepreneurial Marketing Award 2026 yang diberikan oleh MCorp/MarkPlus Institute.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Surabaya Marketing Week 2026 yang mengusung tema “Winning the Competition in the Age of AI”. Penganugerahan berlangsung pada Kamis (3/9/2026) di Ballroom Sheraton Hotel Surabaya.
Raihan tahun ini sekaligus menjadi penghargaan ketiga yang diterima UTM dalam bidang entrepreneurial marketing secara berturut-turut selama periode 2024–2026. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi UTM dalam mengembangkan budaya kewirausahaan dan inovasi di lingkungan kampus.
Dalam surat resmi MCorp/MarkPlus Institute, UTM dinyatakan terpilih sebagai salah satu penerima Campus Entrepreneurial Marketing Award 2026 berdasarkan hasil penilaian dan seleksi yang dilakukan oleh dewan juri. Penghargaan tersebut merupakan bentuk rekognisi dan apresiasi kepada perguruan tinggi yang dinilai memiliki kinerja baik dalam mengimplementasikan nilai-nilai Entrepreneurial Marketing, yang mencakup Creativity, Innovation, Entrepreneurship, dan Leadership (CI-EL) serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi apresiasi terhadap upaya UTM dalam mengembangkan lingkungan akademik yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mampu menciptakan gagasan, mengembangkan inovasi, serta membangun usaha yang memiliki nilai ekonomi dan sosial.
Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima UTM. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk semakin memperkuat budaya kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan di lingkungan kampus.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi UTM untuk terus mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang melibatkan mahasiswa, dosen, alumni, mitra industri, dan masyarakat. Kami ingin kewirausahaan tidak berhenti pada kegiatan atau program, tetapi berkembang menjadi budaya dan ekosistem yang menghasilkan inovasi serta memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Menurut Rektor, pengembangan kewirausahaan di perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan lulusan menghadapi perubahan dunia kerja dan dinamika perekonomian. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan ruang yang memadai untuk mengembangkan kreativitas, menguji gagasan, membangun produk, serta memahami kebutuhan pasar.
Penghargaan tersebut juga memperkuat komitmen UTM dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja (job seeker), tetapi juga memiliki kapasitas untuk menjadi pencipta peluang dan lapangan kerja (job creator).
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan berbagai program kewirausahaan dan pengembangan karier mahasiswa. UTM terus mengembangkan ekosistem inkubasi bisnis, program pengembangan usaha mahasiswa, kompetisi dan pengembangan ide bisnis, serta berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan sekaligus menguji gagasan bisnis secara lebih nyata.
Melalui ekosistem tersebut, proses pembelajaran kewirausahaan diarahkan agar mahasiswa mampu menjalani tahapan secara lebih komprehensif, mulai dari mengidentifikasi persoalan dan kebutuhan masyarakat, memahami karakteristik pelanggan, merancang solusi, mengembangkan produk, melakukan validasi dan pengujian pasar, hingga membangun usaha yang memiliki potensi untuk berkembang secara berkelanjutan.
Pendekatan tersebut menempatkan kewirausahaan bukan sekadar sebagai aktivitas tambahan di luar pembelajaran, melainkan sebagai bagian dari proses pengembangan kompetensi mahasiswa. Kreativitas dan inovasi diharapkan menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan sekaligus menangkap peluang ekonomi yang berkembang di masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni UTM, Surokim, menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi UTM untuk terus meningkatkan kualitas dan integrasi program kewirausahaan mahasiswa.
“Penghargaan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang lebih terintegrasi. Ke depan, kami ingin semakin banyak mahasiswa yang mampu mengembangkan ide menjadi produk, produk menjadi usaha, dan usaha menjadi venture yang bertumbuh serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan ekosistem kewirausahaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Perguruan tinggi, mahasiswa, dosen, alumni, dunia usaha dan dunia industri, pemerintah, serta masyarakat perlu membangun sinergi agar inovasi yang lahir dari lingkungan kampus dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Kolaborasi tersebut menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi kewirausahaan secara berkelanjutan. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai tempat lahirnya gagasan, tetapi juga perlu menyediakan ruang, pendampingan, jejaring, dan akses yang dapat membantu mahasiswa mengembangkan gagasan tersebut menjadi produk dan usaha.
Selain aspek kewirausahaan, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia bisnis.
Hal tersebut sejalan dengan tema Surabaya Marketing Week 2026, “Winning the Competition in the Age of AI”, yang menempatkan AI sebagai salah satu elemen penting dalam menghadapi persaingan bisnis. Perkembangan teknologi mendorong pelaku usaha dan calon wirausahawan untuk semakin adaptif dalam mengembangkan strategi pemasaran, memahami perilaku konsumen, menciptakan produk, serta membangun komunikasi dengan pelanggan.
Bagi UTM, perkembangan tersebut menjadi peluang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab. Kemampuan menggabungkan kreativitas manusia dengan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat melahirkan inovasi yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pasar.
Karena itu, pengembangan kewirausahaan di UTM terus diarahkan pada pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa yang kreatif, inovatif, adaptif, serta memiliki kemampuan kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang mampu menghadapi perubahan sekaligus menciptakan peluang baru.
Raihan Campus Entrepreneurial Marketing Award 2026 menjadi bagian dari rekam jejak UTM dalam memperoleh pengakuan atas upayanya mengembangkan entrepreneurial marketing di lingkungan perguruan tinggi.
Penghargaan yang kembali diraih pada tahun 2026 sekaligus menegaskan konsistensi UTM dalam mempertahankan dan mengembangkan berbagai inisiatif di bidang kreativitas, inovasi, kewirausahaan, dan kepemimpinan. Selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2024, 2025, dan 2026, UTM memperoleh penghargaan dalam bidang tersebut dari MCorp/MarkPlus Institute.
Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan program. UTM memandang penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk memastikan ekosistem kewirausahaan yang dibangun mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.
Ke depan, UTM berkomitmen membangun ekosistem kewirausahaan yang semakin kolaboratif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada dampak. Kolaborasi antara sivitas akademika, alumni, mitra industri, pemerintah, serta masyarakat akan terus diperkuat untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi lahirnya inovasi dan usaha baru.
Melalui penguatan ekosistem tersebut, UTM berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu mengubah gagasan menjadi inovasi, inovasi menjadi produk, dan produk menjadi usaha yang tumbuh serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan demikian, Campus Entrepreneurial Marketing Award 2026 tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi pemacu bagi UTM untuk terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong kreativitas, inovasi, entrepreneurship, dan leadership, sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah dan masyarakat secara lebih luas.