Seputar UTM

Mahasiswa FKIP UTM Hadirkan Inovasi Seni dan Pendidikan Melalui Pagelaran Karya Produksi serta Pameran Kreatif 2026

Bangkalan, 23 Juni 2026 — Kreativitas dan inovasi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali mendapat ruang apresiasi melalui kegiatan Pagelaran dan Pameran Tugas Akhir Karya Produksi serta Ujian Akhir Semester (UAS) Tahun 2026. Bertempat di Gedung Pertemuan UTM, Selasa (23/6/2026), mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menampilkan beragam karya seni dan produk kreatif yang sarat nilai edukasi.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan hasil pembelajaran berbasis praktik melalui karya nyata. Tidak sekadar menampilkan aspek estetika, karya yang dipersembahkan juga membawa pesan pendidikan, penguatan karakter, serta kepedulian terhadap perkembangan anak dan budaya lokal.

Pada sesi Tugas Akhir Karya Produksi sebagai alternatif pengganti skripsi jenjang sarjana, lima mahasiswa PGPAUD dan PGSD menampilkan karya terbaik yang telah melalui proses panjang mulai dari perencanaan, riset, penciptaan konsep, latihan, hingga pendampingan akademik.

Mahasiswa PGSD Tri Puspita Agustina mengawali rangkaian penampilan dengan karya tari anak berjudul “Ti Jatian”. Karya tersebut menggambarkan keceriaan dunia anak melalui perpaduan gerak tari, unsur budaya lokal, serta pesan pembelajaran yang dikemas secara kreatif.

Berikutnya, mahasiswa PGPAUD Lely Febrianti mempersembahkan lagu anak berjudul “Sehat Tanpa Sampah” yang mengajak anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini. Pesan edukatif tersebut dikemas melalui musik yang ringan dan mudah diterima anak.

Penampilan dilanjutkan oleh Tri Wahyu Lestari dengan karya tari anak berjudul “Tokang Tongkok”. Setelah itu, Ika Listya Widya menghadirkan lagu anak “Aku Berani Menjaga Diri” yang mengangkat tema keberanian, kemandirian, serta pemahaman anak tentang perlindungan diri.

Sebagai penutup sesi Tugas Akhir Karya Produksi, mahasiswa PGPAUD Desty Adelia Rusman menampilkan karya tari berjudul “Tor Cettor”. Pertunjukan tersebut menghadirkan eksplorasi gerak tari anak dengan sentuhan budaya dan karakter lokal Madura.

Seluruh karya musik dan tari ditampilkan oleh siswa tingkat TK dan SD di hadapan tim penguji dan pembimbing. Proses evaluasi melibatkan sejumlah dosen FKIP UTM, yaitu Angga Fitriyono, M.Pd., Parrisca Indra Perdana, M.Pd., Ulvia Ika Surya, S.S., M.Pd., Nova Estu Harsiwi, M.Pd., Fikir Nazarullail, M.Pd., Fajar Lukman Tri Ariyanto, M.Pd., serta Dinda Rizki Tiara, M.Pd.

Selain penguji internal, kegiatan ini juga menghadirkan praktisi seni sebagai penguji eksternal, yakni Soedarsono dari Sanggar Tarara Bangkalan dan Andika Tri Pamungkas, S.Pd. dari Lembaga Musik dan Paduan Suara PUSAKA Surabaya.

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan suasana penuh antusias. Dukungan orang tua, guru, mahasiswa, serta tamu undangan turut memberikan energi positif bagi para peserta. Dari hasil penilaian, seluruh mahasiswa peserta Tugas Akhir Karya Produksi dinyatakan lulus dengan revisi.

Wakil Rektor UTM, Surokhim, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Tugas Akhir Karya Produksi yang telah memasuki tahun ketiga di lingkungan FKIP UTM. Menurutnya, karya seni pertunjukan membutuhkan proses panjang yang melibatkan kreativitas, ketekunan, dan komitmen.

“Penciptaan karya seni pertunjukan memiliki proses yang rumit dan membutuhkan ketekunan. Karya seperti ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, lembaga pendidikan, maupun sekolah. Karena itu, kami memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memilih karya produksi sebagai tugas akhir jenjang sarjana di UTM,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak mahasiswa yang mampu menghasilkan karya inovatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Usai pelaksanaan Tugas Akhir Karya Produksi, agenda dilanjutkan dengan pagelaran karya tari kreasi sebagai bagian dari Ujian Akhir Semester mahasiswa PGPAUD dan PGSD. Sebanyak 35 penampilan tari dari mahasiswa semester 4 dan semester 6 turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Beragam karya tari yang ditampilkan mengangkat tema budaya, pendidikan, dan kreativitas nusantara. Mahasiswa menunjukkan kemampuan dalam mengolah ide, gerakan, musik, serta nilai pembelajaran menjadi sebuah pertunjukan yang menarik dan memiliki makna.

Tidak hanya pertunjukan seni, kegiatan juga dilengkapi dengan pameran hasil karya mahasiswa UAS. Berbagai produk kreatif dipamerkan, mulai dari media pembelajaran, karya seni rupa, kerajinan tangan, hingga inovasi makanan bergizi untuk anak.

Pameran tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP UTM tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga didorong untuk mampu menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan.

Pagelaran dan Pameran PGPAUD serta PGSD FKIP UTM 2026 menjadi refleksi nyata komitmen universitas dalam membangun budaya akademik yang kreatif, produktif, dan kontekstual. Melalui kegiatan ini, FKIP UTM terus memperkuat perannya dalam mencetak calon pendidik yang adaptif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap perkembangan pendidikan dan budaya.

Semangat berkarya tersebut menjadi bagian dari langkah Universitas Trunojoyo Madura dalam mewujudkan perguruan tinggi yang Unggul, Tangguh, dan Mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *