Seputar UTM

DWP UTM Gelar Lomba Paduan Suara Peringati Hari Kartini, Tampilkan Harmoni dan Semangat Perempuan Modern

Bangkalan, 21 Mei 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menggelar lomba paduan suara dalam rangka memperingati Hari Kartini yang berlangsung meriah di Auditorium Fakultas Kedokteran UTM. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat perempuan dalam berkarya, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kampus.

Lomba paduan suara tersebut diikuti oleh delapan tim peserta yang berasal dari berbagai fakultas dan unit kerja di lingkungan Universitas Trunojoyo Madura. Masing-masing tim tampil dengan konsep dan karakter vokal yang berbeda, menghadirkan suasana kompetisi yang penuh semangat, harmonis, dan menghibur.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Hukum UTM, Dr. Erma Rusdiana, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap antusiasme para anggota DWP yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa selama persiapan lomba berlangsung.

Beliau melaporkan kepada Ibu Rektor mengenai semangat para peserta yang telah menjalani latihan vokal secara intensif selama kurang lebih satu bulan demi memberikan penampilan terbaik pada perlombaan tersebut. Menurutnya, perjuangan para peserta patut diapresiasi karena dilakukan dengan penuh kesungguhan dan semangat kebersamaan.

Tidak hanya berlatih hingga malam hari, para peserta juga secara mandiri menyiapkan berbagai kebutuhan lomba, termasuk konsumsi dan perlengkapan lainnya. Hal tersebut menunjukkan besarnya komitmen dan rasa tanggung jawab para anggota DWP demi menyukseskan kegiatan peringatan Hari Kartini tahun ini.

“Semangat yang luar biasa dari ibu-ibu Dharma Wanita menjadi bukti bahwa perempuan mampu menghadirkan energi positif, kerja sama, dan kreativitas dalam berbagai kegiatan di lingkungan universitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan UTM, Syafiatul Laili, A.Md., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Rektor UTM selaku Pembina DWP yang telah memberikan dukungan dan fasilitas sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Meski berhalangan hadir karena agenda lain di rektorat, dukungan pimpinan universitas dinilai menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota DWP.

Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada DWP Fakultas Hukum yang dinilai mampu bekerja cepat dan sigap dalam menyiapkan lokasi kegiatan. Aula Auditorium fakultas kedokteran yang digunakan untuk perlombaan diketahui baru saja dipakai untuk kegiatan visitasi Program Studi Kedokteran, sehingga persiapan harus dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas.

“Kerja keras dan kekompakan seluruh panitia menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini sehingga acara tetap dapat berjalan dengan lancar dan meriah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syafiatul Laili juga menjelaskan makna Hari Kartini di era modern. Menurutnya, sosok Kartini masa kini adalah perempuan yang memiliki keberanian untuk bermimpi, gigih dalam memperjuangkan cita-cita, berpendidikan, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.

Beliau menambahkan bahwa dipilihnya lomba paduan suara sebagai agenda utama peringatan Hari Kartini bukan tanpa alasan. Paduan suara dinilai memiliki filosofi mendalam tentang harmoni, kerja sama, dan kemampuan menyatukan berbagai karakter suara menjadi satu kesatuan nada yang indah. Nilai tersebut dianggap relevan dengan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarperempuan dalam membangun lingkungan yang solid dan produktif.

Di sela sambutannya, beliau juga memohon doa dan dukungan dari seluruh civitas akademika agar izin operasional Fakultas Kedokteran UTM segera diterbitkan setelah melalui proses visitasi.

Sambutan kemudian ditutup dengan kutipan terkenal dari Raden Ajeng Kartini, “Habis gelap terbitlah terang,” sebelum secara resmi membuka perlombaan paduan suara tersebut.

Perlombaan berlangsung meriah dengan penampilan dari delapan tim peserta yang tampil penuh percaya diri di hadapan dewan juri dan para penonton. Sorak dukungan dan tepuk tangan terus mengiringi setiap penampilan yang menampilkan kekompakan vokal dan kreativitas masing-masing tim.

Adapun dewan juri dalam perlombaan ini terdiri dari Ilham Saputra, M.Pd., Dina Rohayati, dan Syafiatul Laili. Penilaian dilakukan berdasarkan harmonisasi suara, teknik vokal, kekompakan tim, penguasaan panggung, serta penampilan secara keseluruhan.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Juara 1 berhasil diraih oleh Tim Rektorat BAKK dan BPKU dengan nama tim “Harmonia Voice”. Penampilan mereka dinilai paling harmonis dan mampu memukau dewan juri melalui penguasaan vokal yang solid.

Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Fakultas Hukum melalui tim “Harmony Legis Choir” yang tampil elegan dan kompak. Adapun Juara 3 diraih oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) melalui tim “Kirana Gita Harmoni” yang juga berhasil membawa pulang penghargaan Dirigen Terbaik berkat kepemimpinan dan penghayatan musikal yang dinilai sangat baik.

Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan UTM berharap semangat Kartini dapat terus tumbuh dan menginspirasi perempuan di lingkungan kampus untuk terus berkarya, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kolaborasi demi mendukung kemajuan Universitas Trunojoyo Madura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *