Seputar UTM

Pilmapres 2026 UTM: Ajang Strategis Mencetak Mahasiswa Unggul dan Kompetitif

Bangkalan, 7 Mei 2026 — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) kembali menyelenggarakan ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 sebagai upaya mendorong budaya prestasi, inovasi, dan daya saing mahasiswa di tingkat regional hingga nasional. Kegiatan yang berlangsung sejak 27 Maret hingga 7 Mei 2026 ini menjadi salah satu agenda strategis di bidang kemahasiswaan untuk menjaring mahasiswa terbaik dari seluruh fakultas di lingkungan UTM.

Koordinator pelaksana kegiatan (PIC) Pilmapres 2026, M. Boy Singgih Gitayuda, menjelaskan bahwa setiap fakultas mengirimkan masing-masing tiga kandidat untuk kategori utama dan tiga kandidat untuk kategori pratama. Para peserta merupakan mahasiswa pilihan yang telah melalui seleksi internal di tingkat fakultas sebelum melaju ke tingkat universitas.

Menurut Boy, Pilmapres bukan sekadar kompetisi akademik, tetapi juga ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

“Setiap fakultas mengirimkan tiga kandidat kategori utama dan tiga kandidat kategori pratama. Mereka adalah mahasiswa terbaik yang telah diseleksi dari masing-masing fakultas dan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Tahapan seleksi dimulai dengan desk evaluasi yang mencakup penilaian terhadap capaian unggulan mahasiswa, yaitu berbagai prestasi yang pernah diraih selama menempuh studi, baik akademik maupun non-akademik. Selain itu, peserta juga dinilai berdasarkan gagasan kreatif yang mereka ajukan sebagai bentuk kontribusi pemikiran terhadap persoalan sosial, pendidikan, maupun pembangunan bangsa.

Tidak hanya itu, kemampuan komunikasi global juga menjadi perhatian utama melalui penilaian video presentasi berbahasa Inggris. Dewan juri yang dilibatkan merupakan juri pilihan dengan kriteria utama memiliki kompetensi kuat dalam penilaian bahasa Inggris dan kemampuan akademik mahasiswa.

“Desk evaluasi menjadi tahap awal yang sangat penting karena dari sini akan dipilih tiga peserta terbaik dari masing-masing kategori. Penilaian tidak hanya melihat prestasi, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu menyampaikan ide dan gagasannya secara sistematis serta memiliki kemampuan komunikasi internasional,” lanjut Boy.

Berdasarkan hasil desk evaluasi tersebut, terpilih tiga peserta terbaik dari kategori utama dan kategori pratama untuk melaju ke tahap selanjutnya. Khusus kategori utama, tiga finalis terbaik kembali mengikuti babak final yang diuji langsung oleh para dewan juri melalui presentasi, wawancara, serta pendalaman terhadap gagasan kreatif yang telah diajukan.

Dari proses final tersebut, penentuan juara dilakukan berdasarkan akumulasi nilai tertinggi dari seluruh juri. Juara pertama kategori utama akan menjadi wakil resmi Universitas Trunojoyo Madura pada seleksi tingkat regional Jawa Timur, sebelum nantinya berpeluang melaju ke tingkat nasional apabila dinyatakan lolos.

Pada kategori Pratama, juara pertama berhasil diraih oleh Siti Mutma’inah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Posisi juara kedua diraih oleh Dhafril Rahman Hidayat dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, sementara juara ketiga diraih oleh Achmad Danel dari Program Studi Pendidikan Informatika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Sementara pada kategori Utama, juara pertama diraih oleh Dita Herlina dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Juara kedua diraih oleh Moh. Widadun Ni’am dari Fakultas Hukum, dan juara ketiga diraih oleh Milasasi yang juga berasal dari Fakultas Hukum.

Dita Herlina menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Universitas Trunojoyo Madura, para dosen pembimbing, keluarga, sahabat, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan selama proses seleksi.

“Pencapaian ini bukan hanya tentang sebuah gelar mahasiswa berprestasi, tetapi menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan, masyarakat, serta kemajuan bangsa. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani bermimpi, berproses, dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni UTM, Surokim, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pemenang serta peserta yang telah berjuang dalam ajang Pilmapres 2026.

Menurutnya, Pilmapres menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas mahasiswa UTM dari tahun ke tahun. Ia berharap semakin banyak mahasiswa yang tumbuh sebagai pejuang prestasi dan mampu membawa nama baik almamater di berbagai level kompetisi.

“Selamat kepada para pemenang Mawapres 2026. Semoga kualitas mahasiswa UTM terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami berharap semua mahasiswa bisa menjadi pejuang prestasi yang mampu membanggakan almamater dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus semangat meraih prestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar Surokim.

Ia juga menegaskan bahwa di era saat ini mahasiswa dituntut untuk adaptif dan relevan terhadap perkembangan zaman. Penguatan kemampuan soft skill dan hard skill menjadi hal yang sangat penting agar mahasiswa memiliki daya saing yang tinggi di dunia akademik maupun profesional.

“Di era sekarang semua mahasiswa dituntut untuk adaptif dan relevan dengan terus menguatkan kemampuan soft skill dan hard skill sehingga bisa kompetitif dan memiliki daya saing yang kuat,” tambahnya.

Melalui Pilmapres 2026, UTM menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem akademik yang sehat, kompetitif, dan produktif. Tidak hanya melahirkan mahasiswa berprestasi, tetapi juga generasi muda yang siap menjadi agen perubahan bagi masyarakat dan bangsa.

Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa prestasi mahasiswa tidak hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga dari keberanian berpikir kreatif, kemampuan berkomunikasi global, serta kontribusi nyata terhadap lingkungan sekitarnya. Dengan semangat tersebut, UTM terus mendorong lahirnya mahasiswa unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *