Seputar UTM

UTM Jalin Silaturahmi dengan Bupati Sampang, Perkuat Sinergi dan Dorong Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional

Sampang, 7 Mei 2026 — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Bupati Sampang di Pendopo Kabupaten Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Kamis (7/5/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengusulan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional.

Rombongan UTM dipimpin langsung oleh Rektor UTM, Prof. Safi’, yang menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi formal, tetapi juga langkah strategis untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara kampus dan Pemerintah Kabupaten Sampang. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan pengusulan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional.

Menurut Prof. Safi’, Trunojoyo merupakan sosok besar dalam sejarah Madura yang memiliki jasa luar biasa dalam perjuangan melawan penjajahan. Sebagai tokoh yang lahir dan besar di Sampang, pengusulan gelar pahlawan nasional dinilai sangat tepat jika dipelopori oleh Pemerintah Kabupaten Sampang.

“Kedatangan kami yang pertama tentu untuk silaturahmi dan memperkuat sinergi serta kolaborasi. Secara khusus, kami juga berdiskusi tentang persiapan pengusulan Trunojoyo sebagai pahlawan nasional. Karena Trunojoyo lahir dan besar di Sampang, tentu yang lebih berhak mewakili adalah Pemerintah Kabupaten Sampang,” ujar Prof. Safi’.

Ia menambahkan bahwa UTM sebagai perguruan tinggi yang menggunakan nama Trunojoyo memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk turut memperjuangkan pengakuan negara terhadap perjuangan tokoh besar tersebut.

“Kebetulan UTM adalah kampus yang menggunakan nama Trunojoyo, maka kami juga punya tanggung jawab moral dan intelektual untuk memperjuangkan agar negara mengakui perjuangan Trunojoyo dengan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional. Tahun ini memang tahapan usulan sudah lewat, sehingga kami menargetkan pengusulan dilakukan pada akhir tahun ini untuk proses tahun depan,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, S.IP. menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis yang dilakukan UTM. Ia menilai bahwa pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi Trunojoyo bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga bagian dari upaya menjaga identitas dan kebanggaan masyarakat Madura.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk data, kajian pendukung, hingga fasilitasi akademik yang dibutuhkan dalam proses pengusulan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara akademisi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal gelar, tetapi tentang bagaimana kita menjaga warisan sejarah Madura dan memperjuangkan tokoh besar kita agar diakui secara nasional. Pemerintah daerah tentu siap mendukung penuh, termasuk melalui penyediaan data, akses informasi, hingga dukungan beasiswa dan fasilitas lain yang dapat memperkuat sinergi antara akademisi dan birokrasi,” ungkap Bupati.

Selain membahas pengusulan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai kolaborasi strategis lain untuk kemajuan Kabupaten Sampang. Mulai dari penyusunan kajian akademik pembangunan daerah, penguatan sumber daya manusia, hingga program-program pendidikan yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Bupati Slamet Junaidi juga menyoroti pentingnya integritas dalam kepemimpinan politik. Ia menyampaikan komitmennya untuk meninggalkan warisan positif bagi masyarakat Madura sebelum masa jabatannya berakhir. Baginya, pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang membangun identitas, kualitas SDM, dan arah masa depan generasi muda.

Ia berharap sinergi dengan UTM dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi tersebut. Dengan dukungan akademik yang kuat, pemerintah daerah diyakini dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kunjungan ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan nilai sejarah. UTM dan Pemkab Sampang menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga warisan lokal sekaligus mendorong kemajuan daerah melalui kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Dengan semangat tersebut, pengusulan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga gerakan kolektif masyarakat Madura dalam menghormati sejarah dan memperjuangkan pengakuan nasional terhadap salah satu tokoh terbesar yang dimiliki Pulau Garam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *