Wisuda XLII UTM, 1.006 Lulusan Resmi Diwisuda dan Tiga Wisudawan Raih Penghargaan
Bangkalan, 30 Agustus 2026 — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda XLII Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Minggu (30/8/2026), di Gedung R.P. Mohammad Noer. Sebanyak 1.006 wisudawan dari 15 program studi mengikuti prosesi wisuda pada hari kedua pelaksanaan.
Pada Wisuda XLII kali ini, para lulusan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program diploma, sarjana, hingga magister. Rinciannya, S2 Ilmu Hukum sebanyak 3 wisudawan, S1 Ilmu Hukum 175 wisudawan, S1 Akuntansi 78 wisudawan, D3 Akuntansi 10 wisudawan, D3 Entrepreneurship 3 wisudawan, S1 Teknik Informatika 67 wisudawan, S1 Sistem Informasi 108 wisudawan, S1 Hukum Bisnis Syari’ah 57 wisudawan, S1 Agroekoteknologi 43 wisudawan, S1 Ilmu Kelautan 58 wisudawan, S1 Manajemen Sumber Daya Perairan 40 wisudawan, S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 84 wisudawan, S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam 75 wisudawan, S1 Ilmu Komunikasi 133 wisudawan, serta S1 Psikologi 72 wisudawan.
Dengan demikian, total lulusan yang diwisuda pada hari tersebut mencapai 1.006 orang. Jumlah tersebut melengkapi rangkaian Wisuda XLII yang secara keseluruhan diikuti 2.011 lulusan, dengan 1.005 lulusan diwisuda pada Sabtu (29/8/2026) dan 1.006 lulusan pada Minggu (30/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, UTM juga memberikan penghargaan kepada wisudawan yang menunjukkan prestasi membanggakan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Salah satu penghargaan diberikan kepada Indra Bayu Nugroho dari Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, sebagai Wisudawan Berprestasi. Ia memiliki sejumlah capaian, di antaranya Juara 1 Kompetisi Debat Hukum Tingkat Nasional Piala DPC Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia yang diselenggarakan Fakultas Syariah dan Ekonomi Tribakti Lirboyo Kediri.
Indra juga meraih Juara 2 Kompetisi Debat Hukum Nasional Sharia National Debate Competition oleh Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro, Juara 1 Lomba Esai Hukum Tata Negara Tingkat Regional Studi Hukum Tata Negara Institut Agama Islam Negeri Madura, serta menjadi Pembicara Terbaik dalam Lomba Debat Hukum Tingkat Nasional dalam rangka FK2H Law Festival.
Sementara itu, penghargaan Wisudawan Berprestasi Akademik diberikan kepada Muhammad Abdullah Faqihudin dan Madiha Rafida Nu’ma, keduanya dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Keduanya berhasil menyelesaikan studi dengan IPK 4,00.
Rektor UTM Prof. Safi’, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Wisuda XLII dapat terlaksana. Ia juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di UTM.
“Atas nama pribadi, pimpinan, dan seluruh civitas akademika, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada segenap wisudawan yang telah diwisuda pada kemarin dan hari ini,” ujar Rektor.
Menurutnya, kelulusan bukan menjadi akhir dari hubungan antara mahasiswa dengan almamater. UTM, kata dia, akan terus mendoakan dan mendukung para lulusan dalam menjalani perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan, baik memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Rektor juga berpesan agar para lulusan terus berkontribusi melalui ilmu, kompetensi, dan keahlian yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UTM. Ia mengingatkan agar para lulusan tidak berhenti melakukan kebaikan serta senantiasa memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Walaupun kalian semua sudah lulus, bukan berarti hubungan selesai. Saya berharap ikatan batiniah dan ruhaniah dapat terus berlanjut. Jangan lupa dalam doa-doa baiknya sebut nama UTM,” pesannya.
Dalam sambutannya, Rektor juga memberikan apresiasi kepada para lulusan yang berhasil menyelesaikan studi dengan berbagai prestasi. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pendidikan.
Selain memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi, suasana haru turut mewarnai pelaksanaan Wisuda XLII.
Ia menyampaikan bahwa terdapat mahasiswa dari Program Studi Hukum Bisnis Syari’ah yang mengalami musibah dalam perjalanan dari Kabupaten Sumenep menuju UTM bersama keluarganya. Mahasiswa tersebut, Moh. Abilillah, Sekarang masih di rawat di RSUD Pamekasan yang mengalami patah tulang.
Rektor juga menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya salah satu mahasiswa yang telah berpulang pada saat proses mengerjakan skripsi, mahasiswa tersebut bernama Aniyatul Maghfiroh.
Rektor mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Selain itu, UTM juga memberikan penghargaan kepada keluarga almarhumah Aniyatul Maghfiroh sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan almarhumah dalam menyelesaikan pendidikan. Almarhumah diketahui telah berjuang menyelesaikan studinya, namun takdir mendahului sehingga tidak dapat mengikuti prosesi wisuda bersama rekan-rekannya.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan UTM terhadap perjuangan mahasiswa sekaligus wujud kepedulian institusi kepada keluarga yang ditinggalkan.
Melalui Wisuda XLII, UTM berharap para lulusan mampu membawa nilai-nilai akademik dan karakter yang telah diperoleh selama berada di kampus untuk diterapkan di tengah masyarakat. Para lulusan diharapkan tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu menjadi insan yang memberikan manfaat dan kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.