UTM Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Diskusi “Media, Branding, dan Kampus Berdampak”
Bangkalan, 11 Maret 2026 — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menggelar kegiatan Diskusi dan Media Gathering bersama insan media dengan mengusung tema “Media, Branding, dan Kampus Berdampak.” Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 mulai pukul 15.00 WIB di Ruang Jamuan Lantai 9, Gedung Graha Utama Universitas Trunodjoyo Madura.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UTM dalam memperkuat sinergi dan kemitraan strategis dengan insan media. Melalui forum diskusi yang berlangsung dalam suasana santai namun konstruktif, UTM berharap dapat membangun komunikasi yang lebih erat dengan media sekaligus memperkuat strategi publikasi serta branding institusi.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Trunodjoyo Madura, Prof. Safi’, menyampaikan apresiasi dan antusiasme atas kehadiran para jurnalis yang selama ini turut berperan dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai kegiatan kampus kepada masyarakat.
Rektor juga memaparkan sejumlah langkah strategis yang tengah ditempuh UTM untuk meningkatkan daya saing institusi, di antaranya pembukaan kuota mahasiswa asing serta inisiasi kelas internasional. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan reputasi UTM di tingkat nasional maupun internasional.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama menyampaikan berbagai hal positif mengenai perkembangan UTM kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihak kampus sangat terbuka terhadap kritik yang membangun, yang diharapkan dapat disampaikan secara langsung kepada institusi sebagai bahan evaluasi dan perbaikan internal.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen UTM untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta mendorong kemajuan Pulau Madura melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Madura agar semakin maju dan berdaya saing.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Surokim, menyoroti tantangan yang dihadapi UTM dan masyarakat Madura terkait stereotip negatif yang kerap muncul di ruang publik, khususnya di media sosial. Menurutnya, berbagai prestasi mahasiswa dan capaian akademik sering kali kalah menonjol dibandingkan dengan narasi negatif yang beredar.
Karena itu, ia mengajak media untuk bersama-sama membangun narasi positif tentang Madura dengan menampilkan berbagai prestasi dan capaian kampus, termasuk keberhasilan mahasiswa UTM yang meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, seperti di bidang teknologi informasi. Upaya ini diharapkan dapat membangun persepsi publik yang lebih seimbang terhadap Madura, sejajar dengan kota-kota besar lainnya seperti Surabaya maupun Yogyakarta.
Acara dilanjutkan dengan diskusi dalam kegiatan ini dimoderatori oleh Moh. Imron Rosidi. Selain sebagai forum pertukaran gagasan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara sivitas akademika Universitas Trunojoyo Madura dengan para insan media dari berbagai wilayah di Madura dan Jawa Timur. Momentum buka puasa bersama yang menjadi bagian dari kegiatan ini turut mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Universitas Trunojoyo Madura berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. Dukungan media diharapkan menjadi jembatan penting dalam menyampaikan berbagai kontribusi tersebut kepada publik secara luas.
Melalui kegiatan Diskusi dan Media Gathering ini, UTM berharap sinergi antara perguruan tinggi dan media dapat semakin kuat dalam menghadirkan informasi yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
