Savera Jadi Bukti Inovasi Mahasiswa UTM Dukung SDGs dan Raih Medali Nasional
Yogyakarta, 15 Februari 2026 — Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura kembali menorehkan capaian membanggakan di kancah nasional. Ifa Rahmawati, mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA, berhasil meraih Bronze Medal dalam Lomba Essay Tingkat Nasional (LETIN) 7 melalui karya inovatif berjudul “Savera: Sunscreen Alami dari Ekstrak Kulit Salak dan Aloe Vera untuk Mendukung SDG 3 & SDG 12.”
Kompetisi yang digelar oleh Nusantara Muda ini berlangsung di Universitas Janabadra, Yogyakarta, pada 14–15 Februari 2026 dan diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kegiatan diawali dengan sesi presentasi finalis, kemudian dilanjutkan dengan field trip ilmiah sebagai sarana memperluas jejaring dan pengalaman pembelajaran kontekstual.
Melalui esainya, Ifa mengusung inovasi Savera, yakni produk sunscreen berbahan alami yang memanfaatkan ekstrak kulit salak dan aloe vera. Gagasan tersebut menawarkan dua nilai utama sekaligus: perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet serta pemanfaatan limbah organik kulit salak yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Ifa menuturkan, ide tersebut berangkat dari kepeduliannya terhadap meningkatnya penggunaan produk perawatan kulit berbahan kimia dan masih tingginya limbah pertanian yang belum dikelola secara maksimal. Menurutnya, kulit salak kaya antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas, sedangkan aloe vera memiliki kemampuan menenangkan dan melembapkan kulit. Kombinasi keduanya diharapkan menjadi alternatif sunscreen alami yang lebih ramah lingkungan.
Inovasi Savera juga dirancang selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya menjaga kesehatan kulit secara aman, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) lewat pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi.
Dosen pembimbing, Dwi Bagus Rendy Astid Putera, S.Pd., M.Pd., menilai antusiasme mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat nasional sangat tinggi. Ia menyebut dukungan fasilitas dan akomodasi dari universitas serta fakultas menjadi faktor penting yang mendorong kepercayaan diri mahasiswa dalam mengikuti berbagai ajang prestasi.
Apresiasi juga disampaikan Dekan FKIP UTM, Dr. Badrud Tamam. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam memadukan keunggulan akademik dengan kepekaan terhadap persoalan nyata di masyarakat. “Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan inovasi yang bermanfaat,” ujarnya.
LETIN 7 sendiri menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, riset, serta komunikasi ilmiah. Selain mempresentasikan karya, para peserta juga berkesempatan membangun jejaring akademik dan bertukar gagasan lintas disiplin.
Raihan Bronze Medal ini tidak hanya mengharumkan nama FKIP dan UTM, tetapi juga menegaskan peran generasi muda dalam mendorong inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Ke depan, inovasi Savera diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut hingga berpeluang memasuki tahap hilirisasi sebagai produk ramah lingkungan yang bernilai guna bagi masyarakat.
