UTM Official

Seputar UTM

LPPM UTM Fasilitasi Outing Class SDIT Ulil Albab Kamal di Museum Budaya Madura Universitas Trunodjoyo Madura

Bangkalan, 29 Januari 2026 — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menghadirkan ruang pembelajaran kontekstual bagi masyarakat melalui kegiatan kunjungan edukatif. Kali ini, sekitar 80 siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ulil Albab Kamal mengikuti kegiatan outing class di Museum Budaya Madura Universitas Trunodjoyo Madura yang berlokasi di Lantai 1 serta Laboratorium Inovasi di Lantai 2 Gedung Teaching Industry.

Kegiatan ini difasilitasi oleh LPPM UTM bersama Pusat Penelitian dan Inovasi Sosial Budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi budaya dan pengenalan hasil riset sejak usia dini. Selain mempelajari sejarah dan kebudayaan Madura, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai produk inovasi hasil penelitian dosen dan peneliti UTM yang dikembangkan dalam ekosistem riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung tema “Menjelajahi Museum Kebudayaan, Mengenal Sejarah dan Budaya Madura”, kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh siswa kelas 1A dan 1B, sedangkan sesi kedua diikuti oleh siswa kelas 2A dan 2B. Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh tim LPPM UTM, staf pendukung, serta mahasiswa.

Dalam kunjungan museum, para siswa dipandu langsung oleh staf LPPM, Fahrizal Emir, S.Kom. sebagai pemandu tur Museum Budaya Madura UTM. Para pemandu menjelaskan berbagai koleksi yang dipamerkan, mulai dari keris, senjata tradisional, topeng, naskah dan buku kuno, Al-Qur’an terjemahan bahasa Madura, kamus Madura, batik, lukisan, hingga beragam karya seni budaya lainnya.

Sementara itu, sesi pengenalan riset dan inovasi dipandu oleh Ratri Diah Muktisari, S.TP., selaku Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di lingkungan LPPM UTM. Dalam kesempatan tersebut, Ratri memaparkan berbagai hasil inovasi dosen dan peneliti, seperti produk berbasis jagung, garam, jamu, serta riset terapan lainnya yang dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa kampus tidak hanya tempat belajar, tetapi juga pusat riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ratri Diah Muktisari.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga diajak mengunjungi Laboratorium Inovasi untuk melihat secara langsung proses pengolahan susu cair menjadi susu bubuk menggunakan peralatan modern. Kegiatan ini dipandu oleh mahasiswa praktikum sebagai bentuk pembelajaran aplikatif berbasis sains dan teknologi.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka mencicipi hasil olahan tersebut. Ifra, siswa kelas 1, mengungkapkan kegembiraannya, “Enak banget, ini kesukaanku kayak di rumah.” Sementara itu, Mujahid Aljasir, siswa kelas 2, mengaku terkesan dengan koleksi museum. “Seru banget, saya suka lihat keris, tombak, setrika jadul, dan topengnya,” tuturnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT Ulil Albab Kamal, Wachdani Pradias Asriyanti, S.Pd.Gr., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran UTM atas dukungan dan pelayanan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor dan seluruh jajaran Universitas Trunodjoyo Madura, yang telah memfasilitasi dan menyambut kegiatan ini dengan sangat baik. Anak-anak sangat antusias dan mendapatkan pengalaman baru yang luar biasa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Bangkalan-Sampang, Hobir, S.Sos.Gr. Ia menilai kegiatan outing class di Museum Budaya UTM menjadi sarana efektif dalam penguatan karakter, wawasan budaya, serta keterampilan sosial siswa. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan karena sangat mendukung pendidikan karakter dan literasi budaya anak sejak dini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, LPPM Universitas Trunodjoyo Madura menegaskan perannya sebagai penghubung antara dunia riset, inovasi, dan masyarakat. Museum Budaya Madura dan Laboratorium Inovasi UTM terus dikembangkan sebagai ruang edukasi terbuka yang mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berwawasan budaya, serta melek sains dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *