FKIP UTM Inisiasi Kerja Sama dengan SEAMEO CECCEP, Perkuat Kolaborasi PAUD Berbasis Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Bangkalan, 2 Februari 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menginisiasi kerja sama dengan SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting) melalui pertemuan daring yang dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 13.00 WIB bertempat di ruang rapat Zoom Meeting.
SEAMEO CECCEP merupakan pusat regional di bawah naungan SEAMEO yang berfokus pada pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pengasuhan (parenting), dengan kantor pusat berlokasi di Lembang, Jawa Barat. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya FKIP UTM dalam memperluas jejaring nasional dan internasional, khususnya pada bidang pendidikan anak usia dini.
Pertemuan diawali dengan sambutan dari Dekan FKIP UTM, Dr. Badrud Tamam, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa FKIP UTM saat ini tengah aktif mengembangkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, SEAMEO CECCEP merupakan mitra yang sangat relevan dan selaras dengan salah satu program studi di FKIP, yakni Program Studi PGPAUD. Dosen dan mahasiswa PGPAUD UTM dinilai memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk terlibat dalam kolaborasi riset, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program pengembangan lainnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur SEAMEO CECCEP, Prof. Vina Adriany, Ph.D. yang menyampaikan keterbukaan pihaknya terhadap kerja sama yang melibatkan perguruan tinggi dan instansi pemerintah. Prof. Vina menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan SEAMEO CECCEP saat ini meliputi riset berkelanjutan, penguatan kapasitas (capacity building), kajian pendidikan anti-bias, serta studi etnoparenting dalam konteks pendidikan anak usia dini. Hal tersebut dinilai sejalan dengan karakteristik Program Studi PGPAUD UTM yang memiliki kekhasan pada kajian parenting masyarakat Madura serta riset yang mengangkat isu pendidikan dan budaya Madura, sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Program Studi PGPAUD UTM, Fikri Nazarullail, S.Pd., M.Pd.
Paparan selanjutnya disampaikan oleh Widodo Suhartoyo, selaku Deputi Direktur Program SEAMEO CECCEP, yang menjelaskan karakteristik kelembagaan serta program-program prioritas SEAMEO CECCEP. Program tersebut meliputi:
- Pengembangan kajian pendidikan matematika pada jenjang PAUD
- Pengembangan kajian dan pembiayaan PAUD
- Pengembangan aplikasi perkembangan anak “Anaking”
- Pengembangan kajian pendidikan anti-bias
- Studi etnoparenting
- SEAMEO Centres Policy Research Network (CPRIN)
Selain itu, beliau juga memaparkan sejumlah program pelatihan internasional, seperti Our Happy Neighbourhood yang ditujukan bagi guru-guru di Brunei Darussalam dan Filipina, serta keterlibatan SEAMEO CECCEP dalam mendampingi Kementerian Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kerajaan Kamboja dalam pendirian Program Studi S1 PGPAUD.
Pada sesi akhir, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi penyamaan persepsi dan pemetaan program kerja sama yang dipandu oleh Rizal Nugraha, selaku Kepala Deputi Advokasi dan Kerja Sama SEAMEO CECCEP, bersama Prof. Vina Adriany dan Widodo Suhartoyo beserta tim SEAMEO CECCEP. Dari pihak FKIP UTM, diskusi dihadiri oleh Wakil Dekan III Dr. Wanda Ramansyah, M.Pd., Wakil Dekan I Siti Fadjryana Fitroh, S.Psi., M.A., Eka Oktavianingsih, S.Pd., M.Pd., Angga Fitriyono, S.Pd., M.Pd., serta dosen dan tim kerja sama FKIP lainnya.
Hasil diskusi merumuskan bahwa bentuk kerja sama yang dapat segera diimplementasikan meliputi kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini dan parenting.
Melalui inisiasi kerja sama ini, FKIP UTM berharap kolaborasi dengan SEAMEO CECCEP dapat segera diwujudkan secara konkret, sehingga mampu mendorong pengembangan Program Studi PGPAUD UTM serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik di lingkup Madura, nasional, maupun internasional.
