681 Mahasiswa KKN Semester Gasal TA 2025/2026 Universitas Trunojoyo Madura Resmi Diberangkatkan
Bangkalan, 24 Desember 2025 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara resmi memberangkatkan 681 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Potensi Lokal Menuju Desa Mandiri Sejahtera” ini dilaksanakan di Pelataran Gedung Graha Utama UTM dan menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Mahasiswa KKN UTM ditempatkan di 42 desa yang tersebar di Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Kabupaten Gresik. Selain itu, terdapat dua desa di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, yang menjadi lokasi KKN kolaboratif bersama Universitas Gadjah Mada (UGM). Pelaksanaan KKN ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026 di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Pulau Madura.
Seluruh peserta merupakan mahasiswa angkatan 2022 yang telah melalui rangkaian tahapan akademik dan administratif, meliputi pengambilan mata kuliah KKN, pendaftaran melalui LPPM UTM, penetapan peserta dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga pemberangkatan resmi oleh pimpinan universitas.
Dalam sambutannya, Rektor UTM Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H. menegaskan bahwa KKN merupakan sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori akademik dengan realitas sosial di masyarakat. “Kuliah Kerja Nyata adalah ruang belajar paling nyata bagi mahasiswa untuk menguji teori di kelas dengan realitas sosial di masyarakat. Di sinilah mahasiswa dilatih menjadi insan akademik yang solutif dan berdaya guna,” tegasnya.
Menurut Rektor, KKN menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengamalkan ilmu pengetahuan sekaligus merumuskan solusi atas berbagai persoalan sosial secara kolaboratif. “KKN bukan untuk menggurui masyarakat, tetapi belajar bersama masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan,” ujar Prof. Safi’.
Prosesi pelepasan mahasiswa KKN ditandai secara simbolis melalui penyematan jas almamater kepada perwakilan peserta. Penyematan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Achmad Amzeri, S.P., M.P., bersama Ketua LPPM UTM Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si., sebagai simbol resmi dimulainya pengabdian mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura di tengah masyarakat.
Rektor UTM juga menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan KKN. Mahasiswa diminta melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan program, menjaga etika, serta menghormati adat istiadat dan budaya lokal. “Jaga nama baik almamater, hormati budaya setempat, dan jadikan pengabdian ini sebagai pengalaman pembelajaran yang bermakna,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan KKN Semester Gasal Tahun 2025/2026, Universitas Trunojoyo Madura menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan daerah.
