UTM Official

Seputar UTM

Mahasiswa MSP UTM Raih Juara Nasional dalam Lomba Esai Kearifan Lokal Perikanan

Bangkalan, 7 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Dua mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Fakultas Pertanian (FP), berhasil meraih Juara I dan Juara II dalam Kompetisi Penulisan Esai Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FP2TPK) di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.

Kompetisi tingkat nasional tersebut mengusung tema “Peran Kearifan Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional di Sektor Perikanan.” Melalui karya tulis yang menggali potensi budaya lokal dan praktik pengelolaan sumber daya berbasis masyarakat, mahasiswa UTM berhasil memikat perhatian dewan juri dengan gagasan yang inspiratif, kontekstual, dan solutif.

Mahasiswi MSP angkatan 2024, Nanda Sayyidatur Rohmah, meraih Juara Pertama dengan esai berjudul “Sasi sebagai Model Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan Nasional.” Karya tersebut menyoroti tradisi sasi, sistem kearifan lokal masyarakat pesisir di wilayah timur Indonesia yang mengatur waktu dan cara pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. Dalam tulisannya, Nanda menegaskan bahwa sasi dapat menjadi model kebijakan berbasis kearifan lokal untuk menjaga keseimbangan ekologi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Romauli Sianturi, mahasiswa MSP angkatan 2024, berhasil menyabet Juara Kedua melalui esai berjudul “Lubuk Larangan sebagai Sistem Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal.” Esai tersebut mengulas praktik lubuk larangan, tradisi masyarakat di Sumatera dalam mengelola perairan sungai secara kolektif yang berperan penting menjaga keberlanjutan ekosistem ikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Kedua mahasiswa berprestasi ini dibimbing oleh Meria Zakiyah Alfisuma, M.Pd., dosen Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Ia mengungkapkan rasa bangga atas capaian anak didiknya yang berhasil membawa nama baik UTM di tingkat nasional.

“Saya merasa perlu untuk merealisasikan apa yang menjadi pembahasan di kelas tentang potensi dan kearifan lokal masyarakat pesisir menjadi sebuah bentuk esai yang dapat dibaca oleh masyarakat akademik sekaligus menjadi penyemangat bagi adik-adik MSP untuk terus berkarya melalui tulisan,” ungkap Meria.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan kualitas pembelajaran di UTM, khususnya pada bidang kelautan dan perikanan yang senantiasa menanamkan nilai keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

“Dengan diperolehnya penghargaan tingkat nasional sebagai Juara 1 dan 2, saya merasa bangga terhadap kualitas pendidikan di UTM, khususnya di jurusan Kelautan dan Perikanan Prodi MSP. Semoga prestasi ini menambah antusiasme mahasiswa baru untuk bergabung dan berprestasi bersama kami di Universitas Trunojoyo Madura,” tambahnya.

Dedi Irawan, S.Si., M.Si., Plt. Koordinator Program Studi S1 Manajemen Sumberdaya Perairan, menuturkan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata komitmen mahasiswa MSP dalam mengimplementasikan nilai-nilai akademik, kearifan lokal, dan keberlanjutan sumber daya perikanan dalam konteks ketahanan pangan nasional.

“Prestasi ini juga mencerminkan keberhasilan Program Studi MSP dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3, yaitu mahasiswa memperoleh pengalaman di luar kampus melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah tingkat nasional yang relevan dengan bidang keilmuan,” ujarnya.

Ia berharap, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan serta berwawasan kearifan lokal.

Secara terpisah, Dr. Agus Romadhon, S.P., M.Si. menyampaikan bahwa prestasi mahasiswa Fakultas Pertanian UTM tidak lepas dari dukungan seluruh dosen dan organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas. Menurutnya, keberhasilan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 Diktisaintek, yakni peningkatan persentase mahasiswa yang meraih prestasi di luar program studi.

Capaian ganda ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa MSP UTM memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional, tidak hanya dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga dalam mengembangkan gagasan berbasis kearifan lokal sebagai solusi berkelanjutan terhadap tantangan nasional.

Prestasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Universitas Trunojoyo Madura untuk terus melahirkan generasi muda yang unggul, tangguh, dan mandiri, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan sektor perikanan dan kelautan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *