UTM Official

Seputar UTM

Poster Inovasi “Jelly Fish Eco-Tech” Mahasiswa Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Pertanian Menangkan Juara 1 Ajang International Competition Poster Design (AiPAC)

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Empat mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) Fakultas Pertanian UTM berhasil meraih Juara 1 kategori Biotechnology in Aquaculture dalam ajang International Competition Poster Design (AiPAC) yang digelar oleh Fakultas Kedokteran Hewan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga, Surabaya, yang diumumkan pada 9 Oktober 2025. Mereka menghadirkan inovasi bertajuk “Jelly Fish Eco-Tech (J-FET): The Jelly Fish Boat (IADYS) Ecosystem Recovery Technology with a Combination of the IoT System Uses Staphylococcus aureus Bacteria as a Bioremediation for Oil Spills on Shipping Routes in the Madura Strait.”

Tim kreatif ini terdiri dari Oktaviani Fitria Munasanti selaku ketua bersama tiga anggota lainnya, yaitu Rikga Neha Biawati, Rachmad Azmi Fatahillah, dan Dimas Bayu Jayadi, di bawah bimbingan Nur Rohmah Heny Handayani, S.Pd., M.Si., dosen MSP Fakultas Pertanian UTM. Inovasi tersebut lahir dari keprihatinan terhadap pencemaran minyak di jalur pelayaran Selat Madura, salah satu rute tersibuk di Indonesia. Berdasarkan data, tumpahan minyak dari kapal di dunia mencapai 6,44 juta ton setiap tahun, dan Selat Madura termasuk wilayah yang berpotensi besar terdampak langsung.

Melihat permasalahan itu, tim J-FET menghadirkan teknologi kapal otomatis berbentuk ubur-ubur yang dikendalikan menggunakan sistem Internet of Things (IoT). Kapal ini dilengkapi sensor yang mampu mendeteksi keberadaan minyak atau kapal di sekitarnya dan akan bergerak otomatis menuju area tumpahan minyak. Dalam prosesnya, kapal menyemprotkan bakteri Staphylococcus aureus sebagai agen bioremediasi alami untuk mengurai minyak menjadi senyawa yang lebih ramah lingkungan. Teknologi ini bahkan mampu mengurangi volume tumpahan hingga 30 liter per 1.000 meter kubik air laut dengan kecepatan satu knot serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6 dan 14 tentang kebersihan air dan pelestarian ekosistem laut.

Oktaviani selaku ketua tim mengaku bangga bisa membawa nama UTM di ajang internasional. Ia menyebut tantangan terbesar selama kompetisi adalah manajemen waktu di tengah kesibukan kuliah. “Kami harus pintar membagi waktu antara perkuliahan dan penyusunan karya, tapi semangat untuk mengharumkan nama kampus membuat kami terus maju. Saya berharap teman-teman mahasiswa lain di UTM juga berani mengikuti kompetisi di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Nur Rohmah Heny Handayani, S.Pd., M.Si, selaku pembimbing turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut dan menilai capaian ini sebagai bukti nyata kerja keras, kreativitas, dan dedikasi luar biasa mahasiswa MSP. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi di masa depan.

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, Dr. Agus Romadhon, S.P., M.Si., menyebut prestasi ini sebagai bukti daya saing mahasiswa Fakultas Pertanian di tingkat global dan berkomitmen untuk terus mendukung ide-ide kreatif mahasiswa, sekaligus merealisasikan Mahasiswa FP UTM yang Kreatif, Inovatif dan Berprestasi.

Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., juga memberikan apresiasi penuh. Ia mengatakan prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UTM memiliki kemampuan dan kualitas riset yang dapat bersaing di tingkat dunia. “Karya seperti ini menjadi cermin dari semangat inovasi dan kontribusi nyata mahasiswa UTM untuk bangsa dan lingkungan,” ujarnya.

Kemenangan tim J-FET selain menjadi kebanggaan kampus, juga sebagai simbol komitmen mahasiswa UTM dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Dengan menggabungkan bioteknologi dan kecerdasan buatan, mereka berhasil menciptakan solusi ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran minyak di laut, sejalan dengan visi Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *