UTM Official

Seputar UTM

UTM Canangkan Green Campus dan Gelar Orasi Kebangsaan Bersama Menko AHY: Momen Historis Sambut Mahasiswa Baru Tahun 2025

Bangkalan, 4 Agustus 2025 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan institusionalnya melalui penyelenggaraan Orasi Kebangsaan dan Pencanangan UTM Green Campus, yang dirangkai dalam pembukaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sakera 2025. Acara yang dipusatkan di Gedung R.P. Mohammad Noer UTM ini dihadiri oleh tokoh nasional, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), M.Sc., M.P.A., M.A.

Kehadiran Menko AHY dalam pembukaan PKKMB tidak hanya menandai awal perkuliahan bagi ribuan mahasiswa baru, tetapi juga memperkuat hubungan historis dan emosional antara keluarga besar Yudhoyono dengan UTM. Kegiatan dibuka dengan prosesi simbolik Pencanangan UTM Green Campus melalui penanaman pohon Eboni oleh AHY di taman kampus, tepat di samping pohon kenangan yang pernah ditanam oleh ayahnya, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada kunjungannya ke UTM tahun 2013.

Penanaman pohon ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan juga menyiratkan komitmen keberlanjutan antar generasi terhadap pelestarian lingkungan, serta menjadikan UTM sebagai pelopor kampus hijau di kawasan timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor UTM Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H. mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran AHY dan menyampaikan penghargaan atas warisan sejarah yang telah ditanamkan oleh SBY terhadap UTM dan masyarakat Madura. Ia menilai kunjungan Menko AHY sebagai sebuah penguat semangat sivitas akademika dalam membangun kampus yang unggul, tangguh, dan mandiri.

“Mas AHY tidak hanya hadir sebagai pejabat tinggi negara, tetapi juga sebagai anak bangsa yang meneruskan jejak inspirasional sang ayah. Kami ingat betul pesan Pak SBY, bahwa kita tidak boleh lelah menjadi pejuang masyarakat, pejuang peradaban. Semangat itu terus kami rawat dan hidupkan di kampus ini,” ujar Prof. Safi’.

Dalam kesempatan tersebut, rektor juga menyambut secara resmi 4.800 mahasiswa baru yang terpilih dari lebih dari 18.000 pendaftar dari 31 provinsi dan 484 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, bahkan juga dari beberapa negara tetangga. Ia menyebut para mahasiswa baru sebagai bagian dari energi baru untuk kemajuan kampus dan bangsa.

“Kami ingin mahasiswa UTM tidak hanya unggul dalam intelektualitas, tapi juga memiliki karakter kuat, spiritualitas kokoh, dan semangat nasionalisme yang tinggi. Inilah nilai yang kami tanamkan sejak awal melalui PKKMB ini,” tambahnya.

Rektor juga menegaskan bahwa PKKMB merupakan ajang penting untuk memperkenalkan tridharma perguruan tinggi, membangun budaya akademik, memperkuat nasionalisme, serta menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan. “Kami ingin mahasiswa menjadi agent of change, agent of driven, dan agent of creator. Dari Madura, kita berdampak untuk Indonesia dan dunia,” tegasnya, mengutip tema besar Dies Natalis UTM ke-24, UTM Berdampak (Berakar di Madura, Berdampak pada Dunia).

Puncak acara diisi dengan Orasi Kebangsaan oleh Menko AHY yang mengusung tema “Kampus sebagai Kawah Candradimuka: Menempa Generasi Unggul, Tangguh, dan Mandiri dengan Nilai Luhur Pancasila”. Dalam pidato bertajuk “Membangun Masa Depan Indonesia,” AHY menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur yang sejalan dengan pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Transformasi menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan revolusi industri, perubahan iklim, dan disrupsi teknologi. Banyak pekerjaan akan tergantikan oleh teknologi, maka kalian harus adaptif, cakap teknologi, dan tetap berkontribusi membuka lapangan kerja serta menjaga alam kita,” ujar AHY dengan penuh semangat.

Kepada para mahasiswa baru, AHY berpesan agar terus membangun kapasitas diri baik secara intelektual maupun moral. Ia menekankan bahwa integritas, disiplin, dan konsistensi dalam kebaikan adalah bekal utama untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Bangunlah karakter yang kuat, jadilah pribadi yang penuh percaya diri namun rendah hati. Raihlah cita-cita setinggi mungkin, banggakan orang tua, dan jadilah insan yang membawa kebaikan bagi bangsa,” pesan AHY yang disambut tepuk tangan meriah ribuan mahasiswa.

Di akhir orasinya, AHY menyampaikan apresiasi kepada UTM yang terus mendorong penguatan human capital melalui pendidikan tinggi yang merata dan inklusif. Ia menyatakan optimismenya bahwa UTM akan menjadi pilar penting dalam pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045.

“Saya percaya, dari kampus ini akan lahir pemimpin dan inovator masa depan. Mari kita jaga sinergi, terus melangkah bersama untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, hijau, dan berkelanjutan,” tutup AHY.

Melalui gelaran ini, UTM tidak hanya membuka tahun akademik dengan semarak, tetapi juga menegaskan jati dirinya sebagai kampus perjuangan, kampus kerakyatan, dan kini juga sebagai kampus hijau. Dari Madura, UTM terus melangkah untuk memberi kontribusi nyata bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *