UTM Official

Seputar UTM

Universitas Trunodjoyo Madura Terima Kunjungan Studi Wawasan UIN Madura Terkait Tata Kelola BLU

Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menerima Kunjungan Studi Wawasan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Madura yang membahas implementasi dan tata kelola Badan Layanan Umum (BLU), Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan bertempat di Ruang Rapat 502 Lantai 5 Gedung Rektorat Universitas Trunodjoyo Madura.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UIN Madura dalam mempersiapkan transformasi kelembagaan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Satuan Kerja (Satker) menuju PTKIN dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU). UTM dipilih sebagai salah satu rujukan karena dinilai memiliki pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan BLU di lingkungan perguruan tinggi negeri.

Rombongan UIN Madura dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II, Dr. H. Buna’i, S.Ag., M.Pd, serta diikuti oleh Tim Kelompok Kerja BLU UIN Madura yang terdiri dari Dr. H. Nashar, M.M., M.Si. (Wakil Dekan II Fakultas Syari’ah), Dr. Fadllan, M.A. (Ketua Program Studi S2 Ekonomi Syari’ah), Fena Ulfa Aulia, S.E., M.Ak., CIAP, CRP (Anggota Satuan Pengawas Internal), M. Haris Hidayatulloh, M.S.E.I. (Dosen), Rinta Risnawati, M.Pd. (Sekretaris Prodi MPI), Wasilul Khair, S.H., M.Si. (Dosen), Zainatul Mufarrikoh, M.Si. (Dosen), serta Sumartono, S.H. (Kasubag TU dan Perlengkapan Rumah Tangga).

Dalam sambutannya, Dr. H. Buna’i, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk belajar secara langsung dari UTM terkait proses, tahapan, serta mekanisme penerapan BLU di perguruan tinggi negeri. Menurutnya, UTM dinilai berhasil dalam membangun sistem pengelolaan BLU yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.

“Kami datang ke Universitas Trunojoyo Madura dalam rangka ingin banyak belajar dan menambah wawasan terkait BLU. Harapannya, melalui silaturahmi dan diskusi ini kami bersama tim memperoleh informasi yang utuh mengenai langkah-langkah dan prosedur pengajuan BLU. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Trunodjoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan UIN Madura. Ia menegaskan bahwa UTM terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan BLU, khususnya bagi perguruan tinggi yang tengah mempersiapkan transformasi kelembagaan.

“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam rangka silaturahmi sekaligus diskusi tentang BLU yang saat ini direncanakan oleh UIN Madura. Kami berharap silaturahmi dan diskusi ini dapat memberikan manfaat nyata untuk mempercepat proses pengajuan BLU UIN Madura,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor UTM menambahkan bahwa dijadikannya UTM sebagai salah satu referensi menunjukkan bahwa implementasi BLU di UTM memberikan dampak positif, khususnya dalam peningkatan tata kelola keuangan dan kualitas pelayanan. Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya beberapa perguruan tinggi lain, seperti Universitas Siliwangi (UNSIL) dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), juga menjadikan UTM sebagai rujukan dalam proses menuju BLU.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi UTM. Semoga proses pengajuan BLU UIN Madura berjalan lancar, cepat, dan barokah, serta yang paling penting mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pemaparan teknis yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UTM, Ari Basuki, S.T., M.T.Diskusi berlangsung secara interaktif dengan pembahasan mendalam terkait aspek perencanaan keuangan, sistem penganggaran, tata kelola layanan, penguatan pengawasan internal, serta strategi implementasi BLU yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan Kunjungan Studi Wawasan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan antara Universitas Trunojoyo Madura dan Universitas Islam Negeri Madura, khususnya dalam penguatan tata kelola keuangan, peningkatan akuntabilitas, serta peningkatan mutu pelayanan pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *