UTM Official

Seputar UTM

Universitas Trunojoyo Madura Perkuat Layanan Informasi Publik melalui Peningkatan Kapasitas PPID dan ULT

Bangkalan, 19 Desember 2025 — Universitas Trunojoyo Madura perkuat keterbukaan informasi publik dan peningkatan pelayanan prima melalui Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta Unit Layanan Terpadu (ULT). Kegiatan ini dilaksanakan pada 18 – 19 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat 502, Lantai 5, Gedung Graha Utama, dan dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan dan Pengelolaan Konten Web dan Mobile PPID untuk Optimalisasi Layanan Informasi Publik, serta FGD Sistem Informasi Layanan Terpadu dan Informasi.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sampang, yakni Ach. Muqoddam, S.Kom. dan Ainunnawawi, S.Kom., yang keduanya merupakan tenaga ahli programmer dengan pengalaman dalam pengembangan sistem informasi layanan publik berbasis digital. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola PPID dan ULT agar layanan informasi di lingkungan UTM semakin cepat, akurat, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni UTM sekaligus Ketua PPID UTM, Surokim, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat menunjukkan PPID UTM secara konsisten meraih predikat “Menuju Informatif” selama tiga tahun berturut-turut, sejak 2023 hingga 2025. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi pijakan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan menuju predikat “Informatif”.

“Layanan informasi dan dokumentasi tidak hanya berkaitan dengan keterbukaan informasi publik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran institusi agar lebih tertib, sistematis, dan akuntabel dalam pengelolaan dokumen,” ujar Surokim. Ia menegaskan bahwa kemudahan akses informasi akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi, dengan tetap memperhatikan klasifikasi informasi dan ketentuan kerahasiaan sesuai peraturan perundang-undangan.

Pada sesi PPID, Ach. Muqoddam, S.Kom. memaparkan materi terkait pengembangan dan implementasi digitalisasi PPID di unit kerja, termasuk “Implementasi dan Pengembangan Silat Info dalam Penguatan Layanan PPID Perguruan Tinggi”. Ia menekankan pentingnya transformasi digital dalam layanan informasi publik. “PPID perlu mulai beralih ke pemanfaatan virtual assistant dan meninggalkan pola layanan manual agar pelayanan menjadi lebih efisien, cepat, dan terukur,” jelasnya. Sesi ini ditutup dengan diskusi interaktif yang membahas identifikasi permasalahan serta solusi pengelolaan konten digital PPID di lingkungan UTM.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi Unit Layanan Terpadu (ULT) yang menghadirkan Ainunnawawi, S.Kom. sebagai pemateri. Dalam paparannya yang berjudul “Kebijakan dan Arah Pengembangan Unit Layanan Terpadu serta Sinkronisasi Kebijakan Birokrasi dan Inovasi Teknologi untuk Pelayanan Publik yang Prima”, ia menyoroti pentingnya integrasi sistem layanan, standardisasi prosedur, serta inovasi teknologi guna menjamin pelayanan publik yang transparan dan berorientasi pada kepuasan pengguna.

FGD ini dimoderatori oleh Ir. Ach. Dafid, S.T., M.T., IPP. selaku pelaksana PPID UTM, bersama Helmy Boemiya, S.H., M.H. Dalam sesi diskusi, Ir. Ach. Dafid mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama PPID UTM adalah belum optimalnya keberadaan PPID Unit di masing-masing unit kerja, lembaga, dan fakultas. “Pada tahun 2026, kami menargetkan setiap unit memiliki sistem informasi yang terintegrasi, sehingga pengelolaan informasi tidak lagi terpusat di PPID pusat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa UTM menargetkan terwujudnya ULT yang informatif dan terintegrasi di seluruh lini organisasi. Dengan sinkronisasi layanan di setiap bagian, pelayanan publik tidak lagi bertumpu pada satu unit, melainkan ditangani secara kolektif dan proporsional. Melalui langkah strategis ini, Universitas Trunojoyo Madura optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan informasi publik sekaligus meraih predikat “Informatif”, sejalan dengan semangat transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan prima dalam tata kelola perguruan tinggi.

Dengan penguatan kapasitas SDM PPID dan ULT secara berkelanjutan, Universitas Trunojoyo Madura optimis mampu meningkatkan kualitas layanan informasi publik dan meraih predikat Informatif, sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola perguruan tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *