UTM Official

Seputar UTM

REKTOR UTM APRESIASI BPS GOES TO CAMPUS: LITERASI DATA JADI KUNCI ERA DIGITAL

Bangkalan, 2 Desember 2025 — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangkalan kembali memperluas jangkauan edukasi publik melalui program BPS Goes To Campus yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Acara berlangsung di Aula Syaikhona Muhammad Kholil lantai 10 dan dihadiri jajaran pimpinan fakultas serta mahasiswa dari berbagai program studi.

Kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam meningkatkan data awareness di kalangan civitas akademika. Tujuan utama program ini adalah memperkuat literasi data, mengasah kemampuan analisis statistik, serta memperkenalkan peran BPS sebagai penyedia data resmi pemerintah. Di tengah perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin dinamis, kemampuan mengelola dan membaca data menjadi kompetensi wajib bagi mahasiswa.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan fakultas UTM, antara lain Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Sutikno, S.E., M.E., Dekan Fakultas Teknik Ir. Faikul Umam, S.Kom., M.T., Wakil Dekan Bidang Akademik FT Dr. Ir. Weny Findiastuti, S.T., M.T., serta Koordinator Program Studi Teknik Informatika Dr. Fika Hastarita Rachman, S.T., M.Eng.

Kepala BPS Kabupaten Bangkalan, Insaf Santoso, S.ST., M.Si., hadir sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa BPS Goes To Campus merupakan upaya mendekatkan data kepada masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai calon intelektual dan pengambil kebijakan masa depan.

“BPS Goes To Campus bertujuan membuka akses mahasiswa pada data resmi negara. Kami ingin mahasiswa mampu membaca data dengan benar, memahami metodologi, serta memanfaatkannya sebagai dasar analisis,” ujar Insaf.

Ia menambahkan bahwa kemampuan literasi data kini menjadi kebutuhan lintas bidang, mulai dari ekonomi, teknik, kesehatan, hingga kebijakan publik. Dengan pemahaman statistik yang kuat, mahasiswa memiliki peluang lebih besar dalam menghasilkan kajian yang tepat dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kerja sama dengan BPS merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa.

“Kami berterima kasih kepada BPS Bangkalan atas kegiatan ini. Mahasiswa harus memahami data dengan baik dan benar, karena data adalah dasar dari setiap keputusan, baik di pemerintahan, industri, maupun penelitian,” tegasnya.

Prof. Safi’ menilai bahwa kegiatan BPS Goes To Campus memegang peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan era digital, di mana pengambilan keputusan berbasis data menjadi standar utama. Ia berharap program ini terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak program studi.

Rektor UTM menekankan bahwa literasi data bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga bagian dari wawasan strategis yang harus dimiliki generasi akademisi.

“Jika mahasiswa mampu membaca tabel, grafik, dan tren dengan benar, mereka akan mampu menghasilkan analisis yang bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman data berkaitan langsung dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kehadiran BPS di kampus membantu mahasiswa memahami bagaimana data mikro dan makro digunakan dalam merumuskan kebijakan publik.

“Kami ingin mahasiswa UTM tumbuh sebagai akademisi yang kritis dan peka terhadap persoalan nyata. Dengan belajar langsung dari BPS, mereka memahami bagaimana data menentukan arah pembangunan,” tambahnya.

Prof. Safi’ menegaskan bahwa visi UTM untuk melahirkan lulusan unggul dan berdaya saing berjalan seiring dengan misi BPS sebagai penyedia data resmi negara.

“Kerja sama seperti ini mempersiapkan lulusan yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga mampu membaca realitas melalui data. Ini bagian dari komitmen UTM menghadirkan pendidikan yang kuat, relevan, dan berdampak,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UTM dan BPS Bangkalan semakin memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, sekaligus membangun budaya akademik yang berbasis data sebuah kemampuan kunci untuk menghadapi era digital yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *