Tim HIMALA UTM Raih Pendanaan Telkom Sustainability “Bumi Berseru Fest 2025” untuk Program Konservasi Ekosistem Lamun di Madura
Bangkalan, 10 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Tim Blue Triangle Conservation dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMALA), Fakultas Pertanian (FP) UTM, berhasil meraih pendanaan sebesar Rp15.000.000 dari Telkom Indonesia dalam program Telkom Sustainability “Bumi Berseru Fest 2025 – Aksi untuk Bumi”.
Melalui proposal bertajuk “Inovasi Biodegradable Berbasis Bahan Organik Lokal sebagai Media Transplantasi untuk Rehabilitasi dan Pelestarian Ekosistem Lamun serta Analisis Estimasi Stok Karbon di Kawasan Pesisir Prancak Sepuluh, Madura”, tim ini terpilih sebagai salah satu penerima hibah yang berfokus pada konservasi ekosistem dan keanekaragaman hayati wilayah pesisir.
Tim Blue Triangle Conservation terdiri dari tujuh mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan, yakni Muhammad Irfan Syaifuddin selaku ketua tim, serta Samsul Arifin, Dinda Reza Purwiantanty, Desvita Ayu Hapsari, Ferdian Rizki Pratama, Matin Fuadi, dan Ais Utami Rahmania sebagai anggota.
Dibimbing oleh Herlambang Aulia Rachman, M.Si, tim ini akan melaksanakan kegiatan konservasi di kawasan pesisir Desa Prancak, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan — wilayah yang dikenal memiliki potensi ekosistem lamun tinggi, namun rentan terhadap degradasi akibat aktivitas pesisir.
Dalam keterangannya, Herlambang Aulia Rachman, M.Si menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa atas capaian tersebut.
“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang sudah berusaha keras hingga lolos pendanaan kegiatan ini. Kami selaku pembimbing hanya bisa mengarahkan saja, selebihnya ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi dari mahasiswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Herlambang berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa di lapangan.
“Harapannya, mahasiswa dapat belajar dan praktik langsung dalam upaya pengelolaan lingkungan pesisir dan laut. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membantu masyarakat pesisir dalam menjaga kelestarian laut di wilayah Madura,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, Dr. Agus Romadhon, S.P., M.Si., turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Selain itu, prestasi ini juga menjadi bukti bahwa organisasi kemahasiswaan di FP turut berkontribusi dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 yang ditargetkan oleh Rektor UTM,” ungkapnya.
Melalui kegiatan konservasi ini, tim Blue Triangle Conservation akan berfokus pada pengembangan media transplantasi lamun berbasis bahan organik lokal yang ramah lingkungan. Media biodegradable tersebut diharapkan dapat menggantikan penggunaan bahan sintetis dalam proses rehabilitasi lamun, sekaligus mendukung upaya penyerapan karbon biru (blue carbon) sebagai kontribusi nyata terhadap mitigasi perubahan iklim.
Keberhasilan tim HIMALA UTM dalam program Telkom Sustainability ini tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan, tetapi juga mempertegas komitmen mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dalam mewujudkan konservasi pesisir berkelanjutan berbasis inovasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.
