UTM Official

Seputar UTM

UTM Raih Penghargaan Lingkungan, Perkuat Komitmen SDGs dan Pembangunan Berkelanjutan di Madura

Senin, 3 November 2025 – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menegaskan perannya sebagai kampus hijau berbasis potensi lokal. Rektor UTM, Prof. Dr. Safi., S.H., M.H., menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur dalam kategori “Dukungan Peran Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove.”

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Festival Mangrove VIII yang digelar di Pantai Martajasah, Bangkalan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata UTM dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di Madura.

Festival Mangrove VIII yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur diawali dengan kegiatan penanaman mangrove dan pelepasliaran burung ke alam bebas. Aksi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 13 dan 15, yaitu Penanganan Perubahan Iklim dan Menjaga Ekosistem pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, Rektor UTM didampingi oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc., serta perwakilan mahasiswa GenBi (102 mahasiswa) penerima Beasiswa Bank Indonesia, yang turut aktif dalam program pengabdian masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Jumadi, M.MT., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Trunojoyo Madura atas kontribusinya dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—dalam upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove.

Menurutnya, langkah nyata UTM sejalan dengan visi pemerintah provinsi untuk meningkatkan cadangan karbon, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian hutan mangrove sebagai benteng ekologi pesisir.

Festival Mangrove VIII juga dimeriahkan oleh penampilan Kaka “Slank”, yang membawakan karya musik bertema pelestarian alam dan cinta lingkungan. Dalam penampilannya, Kaka mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan kesadaran menjaga bumi melalui seni, aksi, dan gaya hidup berkelanjutan.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen UTM sebagai pelopor perguruan tinggi berbasis potensi lokal yang konsisten dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program edukasi, riset inovatif, dan pengabdian masyarakat yang inklusif.

Rektor Prof. Safi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud nyata sinergi seluruh sivitas akademika UTM dalam mewujudkan program Kemendiktisaintek, yakni Kampus Berdampak.

“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga tanggung jawab moral bagi kita untuk terus memperkuat peran UTM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sesuai agenda SDGs,” ujar Prof. Safi.

Dengan semangat Green Campus dan inovasi berbasis potensi lokal, Universitas Trunojoyo Madura terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Madura yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *